17 Sep 2026
SUMBARJAYA.ID SUMBARJAYA.ID
Terpopuler
Empat Calon Wali Nagari Lingkuang Aua Kabupaten Pasaman Barat Resmi Miliki Nomor Urut Tahapan Pilwana diduga Semakin Memanas Kebakaran Mobil Sedan di Lingkuang Aua, Api Diduga Berasal dari Las Karbit, Peristiwa ini Tidak Ada Korban Jiwa Alex Samurken Sutan Sati Ajak Pemuda dan Elemen Masyarakat Bersinergi Bangun Saniang Baka Ketua DPRD Pasaman Barat Dirwansyah Ketuk Palu, Perubahan APBD Tahun 2026 Resmi Disepakati Sebesar Rp1,41 Triliun Survei Lapangan Jalan Lintas Sumbar, Pelebaran Direncanakan di Polongan Enam, di Kawasan Hutan Lindung Aman Pemkab Pasaman Barat Sambut Pimpinan Baru Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Perkuat Sinergi Forkopimda Aroma Malamang Tercium Wangi, Digelar di Masjid Raya IKK Ali Mukhni Sekda Doddy San Ismail Dikukuhkan Jadi Ketua HKTI Pasaman Barat Periode 2026-2031 Empat Calon Wali Nagari Lingkuang Aua Kabupaten Pasaman Barat Resmi Miliki Nomor Urut Tahapan Pilwana diduga Semakin Memanas Kebakaran Mobil Sedan di Lingkuang Aua, Api Diduga Berasal dari Las Karbit, Peristiwa ini Tidak Ada Korban Jiwa Alex Samurken Sutan Sati Ajak Pemuda dan Elemen Masyarakat Bersinergi Bangun Saniang Baka Ketua DPRD Pasaman Barat Dirwansyah Ketuk Palu, Perubahan APBD Tahun 2026 Resmi Disepakati Sebesar Rp1,41 Triliun Survei Lapangan Jalan Lintas Sumbar, Pelebaran Direncanakan di Polongan Enam, di Kawasan Hutan Lindung Aman Pemkab Pasaman Barat Sambut Pimpinan Baru Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Perkuat Sinergi Forkopimda Aroma Malamang Tercium Wangi, Digelar di Masjid Raya IKK Ali Mukhni Sekda Doddy San Ismail Dikukuhkan Jadi Ketua HKTI Pasaman Barat Periode 2026-2031
Lingkungan

Pemprov Sumbar Bakal Surati Pemerintah Pusat Terkait Dugaan Karhutla Yang Semakin Meluas

Admin Sumbarjaya.id 06 September 2026, 09:21 WIB 37 views
Pemprov Sumbar Bakal Surati Pemerintah Pusat Terkait Dugaan Karhutla Yang Semakin Meluas
Padang, Sumbarjaya.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat (Sumbar) bakal menyurati pemerintah pusat terkait dugaan Karhutla yang semakin meluas, dan kondisi kualitas yang ada di daerah mengalami tren penurunan akibat terdampak kabut asap dari Karhutla tersebut yang terjadi di sejumlah daerah.

Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan kabut asap yang terjadi di wilayah Sumbar saat ini diduga kabut asap kiriman dari daerah yang tengah terjadi Karhutla dan kemudian asap terbawa angin.

“Kondisinya ada dugaan kasus Karhutla di Sumbar yakni di Kabupaten Tanah Datar. Tidak luas, hanya sekian meter saja, dan penanganan juga cepat dilakukan. Jadi kabut asap yang terjadi ini bukan dari Tanah Datar,” katanya, Sabtu (5/9/2026).

Ada sejumlah daerah di Pulau Sumatra yang dilaporkan terjadi Karhutla, yakni di Sumatra Selatan, Jambi, dan Riau. Kemudian kabut asap yang terbawa angin ini juga dari Pulau Kalimantan, kondisi di sana sangat memprihatinkan.

"Ini perlu ada penanganan dan perhatian dari pemerintah pusat agar Sumbar tidak menjadi daerah yang terkena dampak kabut asap," ujarnya.

“Saya berencana akan menyurati pemerintah pusat terkait kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Sumbar," katanya.

Menurutnya, surat yang akan diberikan ke pemerintah pusat itu, berisikan Pemprov Sumbar menaruh harapan yang besar supaya pemerintah pusat dapat mendorong Provinsi-Provinsi yang mengalami Karhutla agar memperkuat penanganan, sehingga dampak asap tidak semakin meluas ke Sumbar.

Gubernur Mahyeldi menyampaikan sejauh ini upaya yang telah dilakukan di daerah, telah ada pemerintah kabupaten dan kota yang mengimbau masyarakat untuk memakai masker. 

"Kegiatan untuk membagikan masker secara gratis bagi pengendara, seperti yang telah dilaksanakan di Kabupaten Dharmasraya," ujarnya.

"Saya berharap daerah lain juga melakukan hal yang sama, supaya kesehatan masyarakat lebih terjaga menghadapi kabut asap," harapnya.

Sementara, berdasarkan data dari indeks kualitas udara (AQI) pada Sabtu siang, kualitas udara di Padang naik jadi kriteria tidak sehat. 

Ia berpendapat agar kondisi seperti ini dianjurkan bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan untuk memakai masker, agar terhindar dari gangguan pernapasan. ( I&H )

Bagikan artikel ini: