Antrian Pengisian BBM di SPBU Ujung Gading Diduga Picu Kemacetan Panjang, Terlihat di Jalan Lintas Menuju Simpang Empat Kabupaten Pasaman Barat
Admin Sumbarjaya.id
•
14 September 2026, 14:41 WIB
•
8 views
Pasaman Barat, Sumbarjaya.id - Antrean panjang kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ujung Gading diduga menimbulkan kemacetan lalu lintas, tepatnya di ruas Jalan Lintas Ujung Gading menuju Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat, pada Senin (14/9/2026) malam.
Kemacetan teramati sekitar pukul 19.29 WIB, di mana kendaraan mulai menumpuk mengular hingga ke badan jalan utama.
Tidak hanya kendaraan roda dua dan penumpang biasa, sejumlah truk besar maupun kendaraan niaga juga terlihat mengantre, sehingga memperluas area kemacetan dan memperlambat arus lalu lintas yang melintas.
Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean terjadi di beberapa titik pengisian, meliputi dispenser jenis Pertalite maupun Bio Solar.
Kondisi permukaan jalan yang basah diduga sisa hujan turun turut memperlambat pergerakan kendaraan, sehingga kepadatan semakin memuncak menjelang malam.
Kepadatan tidak hanya terbatas di lingkungan SPBU, tetapi juga memanjang hingga ke jalan lintas utama, mengakibatkan arus kendaraan dari arah berlawanan maupun yang melintas menuju Simpang Empat harus bergerak sangat lambat.
Pengguna jalan mengeluhkan waktu tempuh yang tertunda cukup lama akibat kondisi tersebut. Hingga saat ini diduga belum ada pernyataan resmi terkait penyebab membludaknya permintaan pengisian BBM pada jam tersebut.
Warga berharap pihak pengelola SPBU bersama kepolisian agar dapat mengatur arus kendaraan dengan lebih tertib, agar tidak berulang dan mengganggu kelancaran lalu lintas di jalur utama yang menjadi urat nadi perhubungan daerah.
Para pengguna jalan juga dihimbau untuk bersabar, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas yang ada di lokasi. (Adi)
Kemacetan teramati sekitar pukul 19.29 WIB, di mana kendaraan mulai menumpuk mengular hingga ke badan jalan utama.
Tidak hanya kendaraan roda dua dan penumpang biasa, sejumlah truk besar maupun kendaraan niaga juga terlihat mengantre, sehingga memperluas area kemacetan dan memperlambat arus lalu lintas yang melintas.
Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean terjadi di beberapa titik pengisian, meliputi dispenser jenis Pertalite maupun Bio Solar.
Kondisi permukaan jalan yang basah diduga sisa hujan turun turut memperlambat pergerakan kendaraan, sehingga kepadatan semakin memuncak menjelang malam.
Kepadatan tidak hanya terbatas di lingkungan SPBU, tetapi juga memanjang hingga ke jalan lintas utama, mengakibatkan arus kendaraan dari arah berlawanan maupun yang melintas menuju Simpang Empat harus bergerak sangat lambat.
Pengguna jalan mengeluhkan waktu tempuh yang tertunda cukup lama akibat kondisi tersebut. Hingga saat ini diduga belum ada pernyataan resmi terkait penyebab membludaknya permintaan pengisian BBM pada jam tersebut.
Warga berharap pihak pengelola SPBU bersama kepolisian agar dapat mengatur arus kendaraan dengan lebih tertib, agar tidak berulang dan mengganggu kelancaran lalu lintas di jalur utama yang menjadi urat nadi perhubungan daerah.
Para pengguna jalan juga dihimbau untuk bersabar, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas yang ada di lokasi. (Adi)