17 Sep 2026
SUMBARJAYA.ID SUMBARJAYA.ID
Terpopuler
Empat Calon Wali Nagari Lingkuang Aua Kabupaten Pasaman Barat Resmi Miliki Nomor Urut Tahapan Pilwana diduga Semakin Memanas Kebakaran Mobil Sedan di Lingkuang Aua, Api Diduga Berasal dari Las Karbit, Peristiwa ini Tidak Ada Korban Jiwa Alex Samurken Sutan Sati Ajak Pemuda dan Elemen Masyarakat Bersinergi Bangun Saniang Baka Ketua DPRD Pasaman Barat Dirwansyah Ketuk Palu, Perubahan APBD Tahun 2026 Resmi Disepakati Sebesar Rp1,41 Triliun Survei Lapangan Jalan Lintas Sumbar, Pelebaran Direncanakan di Polongan Enam, di Kawasan Hutan Lindung Aman Pemkab Pasaman Barat Sambut Pimpinan Baru Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Perkuat Sinergi Forkopimda Aroma Malamang Tercium Wangi, Digelar di Masjid Raya IKK Ali Mukhni Sekda Doddy San Ismail Dikukuhkan Jadi Ketua HKTI Pasaman Barat Periode 2026-2031 Empat Calon Wali Nagari Lingkuang Aua Kabupaten Pasaman Barat Resmi Miliki Nomor Urut Tahapan Pilwana diduga Semakin Memanas Kebakaran Mobil Sedan di Lingkuang Aua, Api Diduga Berasal dari Las Karbit, Peristiwa ini Tidak Ada Korban Jiwa Alex Samurken Sutan Sati Ajak Pemuda dan Elemen Masyarakat Bersinergi Bangun Saniang Baka Ketua DPRD Pasaman Barat Dirwansyah Ketuk Palu, Perubahan APBD Tahun 2026 Resmi Disepakati Sebesar Rp1,41 Triliun Survei Lapangan Jalan Lintas Sumbar, Pelebaran Direncanakan di Polongan Enam, di Kawasan Hutan Lindung Aman Pemkab Pasaman Barat Sambut Pimpinan Baru Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Perkuat Sinergi Forkopimda Aroma Malamang Tercium Wangi, Digelar di Masjid Raya IKK Ali Mukhni Sekda Doddy San Ismail Dikukuhkan Jadi Ketua HKTI Pasaman Barat Periode 2026-2031
Lingkungan

Hujan Tinggi, Saluran Diduga Tanpa Drainase Air Meluap Masuk Kerumah Warga dan Tutup Jalan di Nagari Kajai Selatan

Admin Sumbarjaya.id 03 September 2026, 14:07 WIB 158 views
Hujan Tinggi, Saluran Diduga Tanpa Drainase Air Meluap Masuk Kerumah Warga dan Tutup Jalan di Nagari Kajai Selatan
Pasaman Barat, Sumbarjaya.id - Intensitas hujan yang cukup tinggi melanda wilayah Kecamatan Talamau sekitar pukul 17.15 WIB, diduga memicu luapan air saluran yang meluap tak tertampung di Kampung Pinariman, Jorong Tanjung Beruang, Nagari Kajai Selatan, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (3/9/2026) sore.
 
Akibat tidak adanya saluran pembuang atau drainase yang memadai di lokasi tersebut, air diduga meluap deras masuk ke pekarangan hingga bangunan rumah warga, sekaligus memenuhi sepanjang badan jalan raya yang melintas di kawasan itu.

Kondisi ini tidak hanya merugikan warga saja, yang rumahnya tergenang oleh air, akan tetapi juga sangat menghambat sekaligus membahayakan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan raya yang melintas.
 
Menurut keterangan warga setempat, peristiwa ini terus berulang setiap kali curah hujan tinggi turun, disebabkan belum tersedianya saluran drainase yang layak dan berfungsi, guna untuk menampung serta menyalurkan aliran air secara baik.
 
Masyarakat meminta secara tegas kepada Bagian Pemeliharaan Jalan dan Jembatan pada Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat agar segera menindaklanjuti masalah ini.

Penanganan dinilai sudah mendesak, karena kerusakan dan kerugian yang diderita warga serta gangguan lalu lintas sudah terasa nyata dan semakin membebani masyarakat sekitar maupun pemakai jalan umum.
 
Warga berharap instansi berwenang segera turun meninjau langsung lokasi tersebut,  agar membangun saluran pembuang air yang sesuai kebutuhan, agar kejadian serupa tidak terus berulang di masa mendatang. (Adi)
Bagikan artikel ini: