Alex Samurken Sutan Sati Ajak Pemuda dan Elemen Masyarakat Bersinergi Bangun Saniang Baka
Admin Sumbarjaya.id
•
11 September 2026, 19:19 WIB
•
270 views
Kabupaten Solok, Sumbarjaya.id - Alex Samurken Sutan Sati dipercaya memimpin Pemuda Nagari Saniang Baka setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Pemuda Nagari pada 4 September 2026 lalu.
Dalam kepengurusan baru tersebut, Alex menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh elemen masyarakat dan membawa pemuda lebih dekat dengan kepentingan masyarakat.
Saat diwawancarai awak media Sumbarjaya.com, Alex Samurken didampingi Wakil Ketua Pemuda Nagari Saniang Baka, Mulyadi Rusdi, Jumat (11/9/2026).
Ia menyampaikan bahwa kepengurusan baru tidak ingin hanya menjalankan kegiatan yang bersifat seremonial, tetapi menghadirkan program yang mampu menyatukan pemuda dengan masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi nagari.
“Kita ingin membuat program-program yang benar-benar bisa menyatukan pemuda dengan masyarakat.
Pemuda harus hadir di tengah masyarakat, ikut bergotong royong, membantu kegiatan sosial dan menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan yang ada di nagari,” ujar Alex.
Sebagai langkah awal, pihaknya akan mendorong pembentukan Ketua Pemuda di masing-masing jorong.
Menurut Alex, keberadaan Ketua Pemuda Jorong penting untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan aspirasi dan potensi generasi muda di setiap jorong dapat terakomodasi.
“Setiap jorong memiliki potensi dan persoalan yang berbeda. Dengan adanya Ketua Pemuda Jorong, komunikasi akan lebih mudah dan kegiatan pemuda bisa lebih terarah serta langsung menyentuh masyarakat,” jelasnya.
Alex menambahkan, seluruh program Pemuda Nagari Saniang Baka akan diselaraskan dan mendukung program Pemerintahan Nagari.
Pemuda diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus menjadi wadah untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi serta hak-hak masyarakat dalam kehidupan bernagari.
“Kita ingin menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pemuda. Program yang kita jalankan harus selaras dan mendukung program pemerintahan nagari, sekaligus memperjuangkan hak-hak masyarakat dalam bernagari,” tegasnya.
Selain kegiatan sosial dan kepemudaan, Alex juga mempersiapkan program penyuluhan hukum bagi remaja dan masyarakat.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai aturan hukum, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta dampak hukum dari berbagai tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Menurutnya, penyuluhan hukum menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, perkelahian, pergaulan bebas serta berbagai tindakan yang berpotensi membawa generasi muda berhadapan dengan hukum.
“Kita ingin memberikan pemahaman hukum sejak dini kepada remaja. Jangan sampai anak-anak kita baru mengetahui konsekuensi hukum setelah melakukan pelanggaran. Lebih baik kita berikan pemahaman dan pencegahan sejak awal,” katanya.
Tidak hanya menyasar remaja, Pemuda Nagari Saniang Baka juga akan mendorong terbentuknya Keluarga Sadar Hukum. Menurut Alex, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan mengawasi perkembangan anak sehingga pemahaman hukum harus dimulai dari lingkungan keluarga.
“Kesadaran hukum tidak hanya untuk remaja, tetapi juga harus dimulai dari keluarga. Kita ingin mendorong keluarga sadar hukum, sehingga orang tua memahami bagaimana memberikan pengawasan, pembinaan dan pendidikan kepada anak-anak,” ujarnya.
Ia juga memberikan perhatian serius terhadap persoalan sosial yang dapat mengancam masa depan generasi muda, terutama penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja.
Menurutnya, pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemuda, orang tua, tokoh masyarakat, pemerintah nagari dan aparat keamanan.
“Kita harus mengantisipasi kegiatan pemuda yang melanggar hukum, seperti narkoba dan kenakalan remaja. Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga generasi penerus agar tidak terjerumus kepada hal-hal negatif,” katanya.
Selain itu, Alex mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif, termasuk meningkatkan kepedulian terhadap potensi perbuatan asusila serta aktivitas remaja usia sekolah yang masih berada di luar rumah hingga larut malam.
Dalam menjaga keamanan lingkungan, Alex juga menyampaikan pentingnya pendataan tamu atau pendatang dari luar nagari dengan menunjukkan kartu identitas.
Langkah tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif serta aturan yang berlaku.
Di bidang pembinaan generasi muda, Alex berkomitmen mengembalikan fungsi surau dan masjid sebagai pusat pembinaan karakter.
Surau dan masjid diharapkan kembali menjadi tempat pendidikan agama, pembinaan akhlak serta wadah kegiatan positif bagi remaja.
“Kita ingin menghidupkan kembali surau dan masjid untuk meningkatkan pembinaan remaja yang berkarakter. Generasi muda harus memiliki lingkungan yang baik, kegiatan yang positif dan pembinaan agama yang kuat,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Pemuda Nagari Saniang Baka, Mulyadi Rusdi, turut mendampingi Alex dalam membangun kepengurusan baru.
Kehadiran jajaran pengurus diharapkan mampu memperkuat konsolidasi pemuda hingga ke tingkat jorong serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat.
Adapun struktur kepengurusan Pemuda Nagari Saniang Baka terdiri dari Ketua Alex Samurken Sutan Sati, Wakil Ketua Mulyadi Rusdi, Sekretaris Ade Warta Putra, Wakil Sekretaris Elsus Kudri, dan Bendahara Adri Novel Rajo Sutan.
Dengan kepengurusan baru tersebut, Alex berharap seluruh jajaran dapat bekerja secara bersama-sama dan membuka ruang seluas-luasnya bagi pemuda untuk berkontribusi dalam pembangunan nagari.
“Tujuan kita adalah menciptakan masyarakat yang aman dan nyaman.
Kita tidak ingin pemuda menjadi bagian dari masalah, tetapi menjadi bagian dari solusi.
"Mari kita rangkul seluruh elemen masyarakat, tingkatkan kesadaran hukum dan bersama-sama membangun Nagari Saniang Baka,” tutup Alex Samurken Sutan Sati. (Yef)
Dalam kepengurusan baru tersebut, Alex menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh elemen masyarakat dan membawa pemuda lebih dekat dengan kepentingan masyarakat.
Saat diwawancarai awak media Sumbarjaya.com, Alex Samurken didampingi Wakil Ketua Pemuda Nagari Saniang Baka, Mulyadi Rusdi, Jumat (11/9/2026).
Ia menyampaikan bahwa kepengurusan baru tidak ingin hanya menjalankan kegiatan yang bersifat seremonial, tetapi menghadirkan program yang mampu menyatukan pemuda dengan masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi nagari.
“Kita ingin membuat program-program yang benar-benar bisa menyatukan pemuda dengan masyarakat.
Pemuda harus hadir di tengah masyarakat, ikut bergotong royong, membantu kegiatan sosial dan menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan yang ada di nagari,” ujar Alex.
Sebagai langkah awal, pihaknya akan mendorong pembentukan Ketua Pemuda di masing-masing jorong.
Menurut Alex, keberadaan Ketua Pemuda Jorong penting untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan aspirasi dan potensi generasi muda di setiap jorong dapat terakomodasi.
“Setiap jorong memiliki potensi dan persoalan yang berbeda. Dengan adanya Ketua Pemuda Jorong, komunikasi akan lebih mudah dan kegiatan pemuda bisa lebih terarah serta langsung menyentuh masyarakat,” jelasnya.
Alex menambahkan, seluruh program Pemuda Nagari Saniang Baka akan diselaraskan dan mendukung program Pemerintahan Nagari.
Pemuda diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus menjadi wadah untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi serta hak-hak masyarakat dalam kehidupan bernagari.
“Kita ingin menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pemuda. Program yang kita jalankan harus selaras dan mendukung program pemerintahan nagari, sekaligus memperjuangkan hak-hak masyarakat dalam bernagari,” tegasnya.
Selain kegiatan sosial dan kepemudaan, Alex juga mempersiapkan program penyuluhan hukum bagi remaja dan masyarakat.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai aturan hukum, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta dampak hukum dari berbagai tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Menurutnya, penyuluhan hukum menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, perkelahian, pergaulan bebas serta berbagai tindakan yang berpotensi membawa generasi muda berhadapan dengan hukum.
“Kita ingin memberikan pemahaman hukum sejak dini kepada remaja. Jangan sampai anak-anak kita baru mengetahui konsekuensi hukum setelah melakukan pelanggaran. Lebih baik kita berikan pemahaman dan pencegahan sejak awal,” katanya.
Tidak hanya menyasar remaja, Pemuda Nagari Saniang Baka juga akan mendorong terbentuknya Keluarga Sadar Hukum. Menurut Alex, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan mengawasi perkembangan anak sehingga pemahaman hukum harus dimulai dari lingkungan keluarga.
“Kesadaran hukum tidak hanya untuk remaja, tetapi juga harus dimulai dari keluarga. Kita ingin mendorong keluarga sadar hukum, sehingga orang tua memahami bagaimana memberikan pengawasan, pembinaan dan pendidikan kepada anak-anak,” ujarnya.
Ia juga memberikan perhatian serius terhadap persoalan sosial yang dapat mengancam masa depan generasi muda, terutama penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja.
Menurutnya, pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemuda, orang tua, tokoh masyarakat, pemerintah nagari dan aparat keamanan.
“Kita harus mengantisipasi kegiatan pemuda yang melanggar hukum, seperti narkoba dan kenakalan remaja. Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga generasi penerus agar tidak terjerumus kepada hal-hal negatif,” katanya.
Selain itu, Alex mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif, termasuk meningkatkan kepedulian terhadap potensi perbuatan asusila serta aktivitas remaja usia sekolah yang masih berada di luar rumah hingga larut malam.
Dalam menjaga keamanan lingkungan, Alex juga menyampaikan pentingnya pendataan tamu atau pendatang dari luar nagari dengan menunjukkan kartu identitas.
Langkah tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif serta aturan yang berlaku.
Di bidang pembinaan generasi muda, Alex berkomitmen mengembalikan fungsi surau dan masjid sebagai pusat pembinaan karakter.
Surau dan masjid diharapkan kembali menjadi tempat pendidikan agama, pembinaan akhlak serta wadah kegiatan positif bagi remaja.
“Kita ingin menghidupkan kembali surau dan masjid untuk meningkatkan pembinaan remaja yang berkarakter. Generasi muda harus memiliki lingkungan yang baik, kegiatan yang positif dan pembinaan agama yang kuat,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Pemuda Nagari Saniang Baka, Mulyadi Rusdi, turut mendampingi Alex dalam membangun kepengurusan baru.
Kehadiran jajaran pengurus diharapkan mampu memperkuat konsolidasi pemuda hingga ke tingkat jorong serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat.
Adapun struktur kepengurusan Pemuda Nagari Saniang Baka terdiri dari Ketua Alex Samurken Sutan Sati, Wakil Ketua Mulyadi Rusdi, Sekretaris Ade Warta Putra, Wakil Sekretaris Elsus Kudri, dan Bendahara Adri Novel Rajo Sutan.
Dengan kepengurusan baru tersebut, Alex berharap seluruh jajaran dapat bekerja secara bersama-sama dan membuka ruang seluas-luasnya bagi pemuda untuk berkontribusi dalam pembangunan nagari.
“Tujuan kita adalah menciptakan masyarakat yang aman dan nyaman.
Kita tidak ingin pemuda menjadi bagian dari masalah, tetapi menjadi bagian dari solusi.
"Mari kita rangkul seluruh elemen masyarakat, tingkatkan kesadaran hukum dan bersama-sama membangun Nagari Saniang Baka,” tutup Alex Samurken Sutan Sati. (Yef)