Hj. Lisda Hendrajoni di Anugerahi Penghargaan Sebagai Bunda Literasi
Admin Sumbarjaya.id
•
09 September 2026, 15:20 WIB
•
32 views
Pesisir Selatan, Sumbarjaya.id - Anggota DPR RI Fraksi NasDem sekaligus Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, S.E.,M.M.Tr dianugerahi penghargaan sebagai Bunda Literasi dalam rangka penguatan dan pengembangan lembaga perpustakaan terakreditasi.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) H. Mahyeldi Ansharullah, SP dalam rangkaian Festival Literasi yang digelar di Kota Padang pada Selasa (8/9/2026).
Penganugerahan itu menjadi bentuk apresiasi atas peran dan komitmennya dalam mendorong peningkatan budaya literasi serta pengembangan perpustakaan, khususnya di Kabupaten Pesisir Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan, Adril Yesmen, S.Pd.,M.Pd.
Kehadiran keduanya dalam Festival Literasi Sumatra Barat tersebut sekaligus memperlihatkan sinergi antara Bunda Literasi dan pemerintah daerah melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam memperkuat gerakan literasi di daerah.
“Peran Bunda Literasi sangat penting dalam mendorong keterlibatan masyarakat untuk menjadikan kegiatan membaca dan pengembangan pengetahuan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui penghargaan tersebut, anggota Komisi VIII DPR RI ini, diharapkan semakin aktif menjadi penggerak Literasi di tengah masyarakat, sekaligus mendorong pengembangan perpustakaan yang mampu memberikan layanan berkualitas.
Selain itu, juga meningkatkan minat baca masyarakat, penguatan perpustakaan juga diarahkan pada terwujudnya lembaga perpustakaan yang memenuhi standar dan memiliki akreditasi.
Sinergi antara Bunda Literasi dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan, diharapkan mampu memperluas jangkauan gerakan literasi hingga ke berbagai lapisan masyarakat.
Upaya tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan angka kunjungan perpustakaan, tetapi juga mendorong masyarakat memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang untuk memperoleh pengetahuan dan mengembangkan kreativitas.
Dengan dukungan berbagai pihak, gerakan Literasi di Kabupaten Pesisir Selatan diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Penghargaan Bunda Literasi ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, keluarga, satuan pendidikan, perpustakaan, dan masyarakat dalam membangun budaya literasi,” jelasnya.
Gerakan tersebut diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga memiliki kemampuan mengolah informasi secara baik dan bijak.
Pada akhirnya, penguatan budaya Literasi menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang berpengetahuan, kreatif, produktif, dan berbudaya.
Melalui momentum Festival Literasi Sumatra Barat ini, komitmen pengembangan perpustakaan dan peningkatan budaya baca di Kabupaten Pesisir Selatan diharapkan mampu untuk terus diperkuat secara berkelanjutan. (Rizal)