UMKM di Kawasan Transmigrasi Lunang Silaut Didorong Untuk Lebih Aktif, Teknologi Digital Sebagai Sarana Perluas Pemasarannya
Admin Sumbarjaya.id
•
30 Agustus 2026, 10:02 WIB
•
37 views
Pesisir Selatan, Sumbarjaya.id - Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kawasan Transmigrasi Lunang Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, didorong untuk lebih aktif lagi untuk menggunakan teknologi digital sebagai sarana memperluas pasar sekaligus meningkatkan nilai jual produk lokal daerah.
Hal tersebut menjadi salah satu poin yang disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pembuatan Videografi Kawasan Transmigrasi Lunang Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Materi bertajuk yaitu “Strategi Branding dan Pemasaran Digital untuk UMKM” yang diberikan kepada para peserta di Aula Kantor Camat Silaut, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat dengan melibatkan sejumlah pelaku UMKM dari kawasan transmigrasi Lunang Silaut.
Dalam Bimtek tersebut turut dihadiri oleh Camat Lunang, Camat Silaut, perwakilan Direktorat Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Kementerian Transmigrasi, jajaran pemerintah daerah, Tim Info Sumbar, serta Tim Ekspedisi Patriot setempat
Tim Ekspedisi Patriot, Audri Aulia Masita D., SE. M.Si, ia mengatakan bahwa media sosial dan platform perdagangan daring dapat menjadi sarana efektif untuk mengenalkan produk kepada calon konsumen yang lebih luas.
Menurutnya, pada pelaku UMKM perlu memanfaatkan berbagai platform seperti Instagram, Facebook, TikTok, serta marketplace Shopee dan Tokopedia untuk memperluas jangkauan pemasarannya.
Ia juga meminta peserta memaksimalkan video promosi yang sebelumnya telah dibuat dalam rangkaian bimtek. Konten tersebut, kata dia, sebaiknya tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi terus digunakan untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat.
Sementara, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pesisir Selatan, Syamwil, S.STP,. MM juga menilai pemanfaatan media digital memiliki manfaat yang lebih luas.
"Saya berharap ini bisa membantu pemasaran produk UMKM, teknologi tersebut, agar dapat digunakan untuk memperkenalkan berbagai potensi wisata di kawasan Lunang Silaut," ujarnya.
Ia menyebut sejumlah destinasi seperti Manset Rubiah, Pantai Sambungo, air terjun, dan objek wisata lainnya dapat dipromosikan melalui konten digital sehingga semakin dikenal dan mampu menarik kunjungan wisatawan.
"Semoga pengetahuan yang diperoleh peserta tidak berhenti sebatas teori, melainkan benar-benar diterapkan untuk mendukung perkembangan usaha dan potensi daerah," katanya.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Direktur Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Kementerian Transmigrasi melalui perwakilannya, Maria Yosephine Apryanti.
Ia juga mendorong agar masyarakat dapat memanfaatkan ruang digital untuk mempromosikan berbagai potensi yang dimiliki kawasan transmigrasi, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, budaya hingga pariwisata.
Menurutnya, pemanfaatan media digital secara optimal diharapkan mampu memberikan manfaat nyata terhadap perkembangan Kawasan Transmigrasi Lunang Silaut.
Di sisi lainnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat, Firdaus Firman, S.IP.,ME menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata diarahkan agar peserta mampu menghasilkan video yang menarik atau mendapatkan banyak penonton.
"Bimtek ini ditujukan untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan nilai ekonomi produk yang dihasilkan masyarakat di Kawasan Transmigrasi Lunang Silaut," tambahnya.
Ia juga berharap keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat terus digunakan dan dikembangkan.
Pengetahuan mengenai videografi, branding, serta pemasaran digital dapat menjadi modal jangka panjang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Lunang Silaut. (Rizal)