Santri Pesantren Hizbul Wathan Muhamadiyah Saniang Baka Ikuti Seleksi MTQ Tingkat Kecamatan
Admin Sumbarjaya.id
•
07 September 2026, 07:15 WIB
•
17 views
Saniang Baka, Sumbarjaya.id - Santri Pesantren Hizbul Wathan Muhammadiyah Saniangbaka turut ambil bagian dalam Seleksi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan X Koto Singkarak yang dilaksanakan pada Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut menjadi salah satu wadah bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan di bidang Al-Qur’an, sekaligus menambah pengalaman dalam mengikuti kegiatan keagamaan di tingkat kecamatan.
Agita puspita sari S. Pd, memberikan arahan sekaligus melepas bersama kepala sekolah para santri yang akan mengikuti Seleksi MTQ tingkat Kecamatan X Koto Singkarak.
Dalam arahannya, memberikan motivasi kepada para santri agar mengikuti seleksi dengan penuh semangat, percaya diri dan tetap menjunjung tinggi akhlak serta sportivitas. Ia juga mengingatkan bahwa keikutsertaan dalam MTQ merupakan bagian dari proses pembelajaran dan pembinaan diri.
Ia berharap para santri dapat menjadikan kesempatan tersebut sebagai pengalaman berharga untuk mengasah kemampuan sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Yang paling penting adalah keberanian untuk tampil dan memberikan kemampuan terbaik. Jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Semoga Allah SWT memberikan kelancaran dan hasil yang terbaik,” ujar Dr. Neni Efrita.
Sementara itu, Kepala Madrasah Pesantren Hizbul Wathan Muhammadiyah Saniangbaka, Andi Asmar, S.Pd.I., Gr., didampingi majelis guru, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap keikutsertaan para santri dalam seleksi tersebut.
Menurut Andi Asmar, kegiatan MTQ bukan semata-mata untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an serta membangun keberanian santri untuk tampil di tengah masyarakat.
“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi semangat para santri yang mengikuti seleksi MTQ. Apapun hasilnya, yang terpenting adalah keberanian untuk tampil, terus belajar, berlatih dan memberikan yang terbaik,” ungkapnya.
Keikutsertaan para santri merupakan bagian dari upaya pembinaan generasi muda agar memiliki kemampuan, kedisiplinan, keberanian, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam.
Majelis guru juga terus memberikan pendampingan dan motivasi kepada para santri agar dapat mengikuti kegiatan dengan penuh semangat serta menjunjung tinggi sportivitas.
Seleksi MTQ menjadi kesempatan bagi para santri untuk menambah pengalaman sekaligus mempererat silaturahmi dengan peserta dari berbagai sekolah, madrasah, dan lembaga pendidikan keagamaan di Kecamatan X Koto Singkarak.
Pihak pesantren berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat meningkatkan kualitas para santri sehingga mampu meraih prestasi di tingkat kecamatan maupun pada jenjang yang lebih tinggi.
Semoga seluruh santri yang mengikuti seleksi MTQ mendapatkan hasil terbaik dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengalaman berharga untuk terus belajar, mencintai, memahami, serta mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (Yef)
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut menjadi salah satu wadah bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan di bidang Al-Qur’an, sekaligus menambah pengalaman dalam mengikuti kegiatan keagamaan di tingkat kecamatan.
Agita puspita sari S. Pd, memberikan arahan sekaligus melepas bersama kepala sekolah para santri yang akan mengikuti Seleksi MTQ tingkat Kecamatan X Koto Singkarak.
Dalam arahannya, memberikan motivasi kepada para santri agar mengikuti seleksi dengan penuh semangat, percaya diri dan tetap menjunjung tinggi akhlak serta sportivitas. Ia juga mengingatkan bahwa keikutsertaan dalam MTQ merupakan bagian dari proses pembelajaran dan pembinaan diri.
Ia berharap para santri dapat menjadikan kesempatan tersebut sebagai pengalaman berharga untuk mengasah kemampuan sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Yang paling penting adalah keberanian untuk tampil dan memberikan kemampuan terbaik. Jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Semoga Allah SWT memberikan kelancaran dan hasil yang terbaik,” ujar Dr. Neni Efrita.
Sementara itu, Kepala Madrasah Pesantren Hizbul Wathan Muhammadiyah Saniangbaka, Andi Asmar, S.Pd.I., Gr., didampingi majelis guru, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap keikutsertaan para santri dalam seleksi tersebut.
Menurut Andi Asmar, kegiatan MTQ bukan semata-mata untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an serta membangun keberanian santri untuk tampil di tengah masyarakat.
“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi semangat para santri yang mengikuti seleksi MTQ. Apapun hasilnya, yang terpenting adalah keberanian untuk tampil, terus belajar, berlatih dan memberikan yang terbaik,” ungkapnya.
Keikutsertaan para santri merupakan bagian dari upaya pembinaan generasi muda agar memiliki kemampuan, kedisiplinan, keberanian, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam.
Majelis guru juga terus memberikan pendampingan dan motivasi kepada para santri agar dapat mengikuti kegiatan dengan penuh semangat serta menjunjung tinggi sportivitas.
Seleksi MTQ menjadi kesempatan bagi para santri untuk menambah pengalaman sekaligus mempererat silaturahmi dengan peserta dari berbagai sekolah, madrasah, dan lembaga pendidikan keagamaan di Kecamatan X Koto Singkarak.
Pihak pesantren berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat meningkatkan kualitas para santri sehingga mampu meraih prestasi di tingkat kecamatan maupun pada jenjang yang lebih tinggi.
Semoga seluruh santri yang mengikuti seleksi MTQ mendapatkan hasil terbaik dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengalaman berharga untuk terus belajar, mencintai, memahami, serta mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (Yef)