BPBD Kota Padang Tunjukkan Komitmen, Prioritaskan Ketersediaan Air Bersih Untuk Masyarakat Terdampak
Admin Sumbarjaya.id
•
29 Agustus 2026, 05:24 WIB
•
68 views
Padang, Sumbarjaya.id - Dampak bencana banjir bandang yang terlihat di Kota Padang, ketika bencana datang pada November 2025 lalu. Kini menyisakan tantangan, khususnya terkait untuk pemulihannya, mulai dari infrastruktur pemenuhan kebutuhan masyarakat, Jumat (28/8/2026).
Dalam menyikapi situasi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menunjukkan komitmennya untuk memprioritaskan ketersediaan air bersih, pada pemulihan terhadap dampak banjir bandang tersebut.
Dengan terus menyalurkan bantuan pasokan air bersih kepada masyarakat terdampak bencana, terutama di wilayah Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, serta sejumlah kawasan di Kecamatan Kuranji.
Didalam menjamin kelancaran suplai air agar aktivitas masyarakat tidak terhambat, BPBD Kota Padang secara rutin mengerahkan dua unit armada tangki air berkapasitas besar yang memadai.
Armada operasional didistribusikan secara rutin dan bergantian setiap hari, menyasar langsung titik-titik permukiman yang sarana jaringan air bersihnya belum pulih total akibat terjangan air bah beberapa waktu lalu.
Didalam upaya penanggulangan krisis air ini tidak dilakukan sendirian. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang turut bahu-membahu merespons kebutuhan masyarakat.
Masyarakat berharap, sinergi lintas instansi di lingkungan Pemerintah Kota Padang menjadi langkah strategis untuk mempercepat cakupan pelayanan, sekaligus memastikan pemerataan hak dasar masyarakat terpenuhi di masa pemulihan pascabencana tersebut.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton juga menegaskan bahwa, penyediaan suplai air bersih masih menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam tahapan penanganan lanjutan di lokasi-lokasi terdampak bencana.
“Saat ini BPBD Kota Padang bersama Damkar Kota Padang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Hendri.
"Kami masih menyalurkan air bersih ke daerah Lambung Bukit, Pauh, dan Kuranji yang membutuhkan. Dua unit armada kami kerahkan setiap hari untuk memastikan kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi,” katanya.
Menurut Hendri, pendistribusian air bersih ini akan terus diintensifkan selama masyarakat masih bergantung pada bantuan tersebut, setidaknya hingga indikator pasokan air kembali normal seratus persen.
BPBD juga proaktif berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait guna mempercepat perbaikan fasilitas sarana dan prasarana umum yang rusak.
Menjawab, atau responsif dari BPBD dan Damkar Kota Padang mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat setempat.
Terlihat saat kehadiran armada tangki air dinilai sangat krusial dalam menunjang aktivitas sanitasi dan kebutuhan rumah tangga sehari-hari warga yang sempat lumpuh.
Sebagai langkah antisipatif, Pemerintah Kota Padang mengimbau kepada seluruh warga, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi anomali cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Masyarakat setempat juga didorong ntuk tidak ragu melaporkan kondisi di lapangan kepada petugas penanggulangan bencana, apabila membutuhkan intervensi bantuan maupun layanan darurat. ( i )