17 Sep 2026
SUMBARJAYA.ID SUMBARJAYA.ID
Terpopuler
Empat Calon Wali Nagari Lingkuang Aua Kabupaten Pasaman Barat Resmi Miliki Nomor Urut Tahapan Pilwana diduga Semakin Memanas Kebakaran Mobil Sedan di Lingkuang Aua, Api Diduga Berasal dari Las Karbit, Peristiwa ini Tidak Ada Korban Jiwa Alex Samurken Sutan Sati Ajak Pemuda dan Elemen Masyarakat Bersinergi Bangun Saniang Baka Ketua DPRD Pasaman Barat Dirwansyah Ketuk Palu, Perubahan APBD Tahun 2026 Resmi Disepakati Sebesar Rp1,41 Triliun Survei Lapangan Jalan Lintas Sumbar, Pelebaran Direncanakan di Polongan Enam, di Kawasan Hutan Lindung Aman Pemkab Pasaman Barat Sambut Pimpinan Baru Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Perkuat Sinergi Forkopimda Aroma Malamang Tercium Wangi, Digelar di Masjid Raya IKK Ali Mukhni Sekda Doddy San Ismail Dikukuhkan Jadi Ketua HKTI Pasaman Barat Periode 2026-2031 Empat Calon Wali Nagari Lingkuang Aua Kabupaten Pasaman Barat Resmi Miliki Nomor Urut Tahapan Pilwana diduga Semakin Memanas Kebakaran Mobil Sedan di Lingkuang Aua, Api Diduga Berasal dari Las Karbit, Peristiwa ini Tidak Ada Korban Jiwa Alex Samurken Sutan Sati Ajak Pemuda dan Elemen Masyarakat Bersinergi Bangun Saniang Baka Ketua DPRD Pasaman Barat Dirwansyah Ketuk Palu, Perubahan APBD Tahun 2026 Resmi Disepakati Sebesar Rp1,41 Triliun Survei Lapangan Jalan Lintas Sumbar, Pelebaran Direncanakan di Polongan Enam, di Kawasan Hutan Lindung Aman Pemkab Pasaman Barat Sambut Pimpinan Baru Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Perkuat Sinergi Forkopimda Aroma Malamang Tercium Wangi, Digelar di Masjid Raya IKK Ali Mukhni Sekda Doddy San Ismail Dikukuhkan Jadi Ketua HKTI Pasaman Barat Periode 2026-2031
Sosial

Bantuan Bioflok KKP Produktif, Dinas Perikanan Pesisir Selatan Perkuat Pembinaan Pembudidaya

Admin Sumbarjaya.id 01 September 2026, 04:06 WIB 46 views
Bantuan Bioflok KKP Produktif, Dinas Perikanan Pesisir Selatan Perkuat Pembinaan Pembudidaya
Pesisir Selatan, Sumbarjaya.id - Bantuan teknologi bioflok dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Tahun 2026 diarahkan tidak berhenti pada tahap penyaluran, tetapi harus mampu berkembang menjadi sarana budidaya yang produktif bagi kelompok pembudidaya ikan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Hal itu menjadi perhatian Dinas Perikanan dan Pangan Pessel melalui peninjauan sekaligus pembinaan kelompok penerima bantuan, Senin (31/8/2026).

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pesisir Selatan, Andi Syafinal, S.Pi, M.Si turun langsung melihat kondisi sarana bioflok serta pelaksanaan kegiatan budidaya yang dilakukan kelompok penerima bantuan.

Dalam peninjauan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembinaan untuk memastikan fasilitas yang diberikan dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan baik oleh kelompok. 

Selain melihat kondisi sarana, Andi juga memberikan arahan mengenai pengelolaan budidaya ikan menggunakan sistem bioflok.

Menurut Andi Syafinal, keberadaan bantuan pemerintah perlu diikuti dengan kemampuan kelompok dalam mengelola dan memelihara sarana yang telah diberikan. 

Dengan pengelolaan yang baik, teknologi bioflok diharapkan dapat mendukung kegiatan budidaya ikan secara berkelanjutan.

“Bantuan ini harus dimanfaatkan dan dikelola dengan baik. Kita berharap kelompok penerima dapat meningkatkan produksi ikan sekaligus mengembangkan kegiatan budidaya ini secara berkelanjutan,” ujar Andi.

Ia mengatakan, pembinaan menjadi bagian penting dalam memastikan kelompok mampu mengoptimalkan bantuan yang diterima. 

Pendampingan juga diperlukan agar berbagai persoalan teknis yang muncul dalam pelaksanaan budidaya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.

Andi mengingatkan kelompok penerima untuk menjaga serta merawat fasilitas bioflok sebagai aset yang dapat mendukung keberlanjutan usaha budidaya.

“Yang paling penting adalah bagaimana bantuan ini tidak hanya selesai pada tahap penyerahan, tetapi benar-benar dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi kelompok,” katanya.

Dinas Perikanan dan Pangan Pesisir Selatan akan terus mendorong pembinaan dan pendampingan terhadap kelompok pembudidaya ikan, khususnya penerima bantuan, agar teknologi bioflok dapat dimanfaatkan secara optimal.

Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kegiatan budidaya ikan, sekaligus mendorong kelompok pembudidaya mengembangkan usaha perikanan yang produktif dan berkelanjutan di Pesisir Selatan. (Rizal)
Bagikan artikel ini: