Anggota DPRD Romy Candra Ersy Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW, di Batang Biyu, Nuansa Kebersamaan dengan Masyarakat Terasa Kental
Admin Sumbarjaya.id
•
30 Agustus 2026, 04:37 WIB
•
16 views
Pasaman Barat, Sumbarjaya.id - Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Romy Candra Ersy, tampak hadir dan duduk bersama masyarakat dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di kawasan Batang Biyu.
Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, terlihat dari suasana akrab dan santai yang terjalin di antara para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga yang hadir.
Dalam momen tersebut, suasana keagamaan dan silaturahmi begitu terasa. Para tamu undangan duduk bersama di atas karpet masjid atau tempat ibadah, dihiasi dengan hidangan khas daerah yang tersaji di depan—termasuk kue tradisional, pisang, dan makanan bungkus daun yang menjadi simbol kebersamaan dan kesederhanaan dalam berbagi rezeki.
Hadir pula tokoh agama dan tokoh masyarakat yang turut hadir duduk berdampingan, menandakan eratnya kerukunan antarwarga.
Anggota DPRD Romy Candra Ersy menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW, serta mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.
"Kehadiran saya di sini bukan mewakili jabatan semata, melainkan sebagai bagian dari masyarakat Batang Biyu. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan kita berdiri sama tinggi, duduk sama rendah, saling menghormati dan saling menguatkan," ujar Romy di sela-sela acara.
Ia juga mengapresiasi inisiatif warga yang secara gotong royong menyelenggarakan acara tersebut, mulai dari persiapan tempat, hidangan, hingga rangkaian kegiatan.
Semangat kebersamaan ini, kata dia, mencerminkan nilai-nilai luhur yang terus dijaga oleh masyarakat Batang Biyu.
Tokoh agama yang hadir dalam kesempatan itu juga menyampaikan pesan damai, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kerukunan, memperkuat silaturahmi, dan menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Acara berjalan dengan khidmat namun penuh keakraban, ditutup dengan doa bersama dan berbagi hidangan secara bersama-sama.
Momen ini menjadi bukti bahwa toleransi, kerukunan, dan kebersamaan tetap menjadi pondasi utama yang dijaga erat oleh masyarakat Batang Biyu, Kabupaten Pasaman Barat. ( Adi )
Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, terlihat dari suasana akrab dan santai yang terjalin di antara para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga yang hadir.
Dalam momen tersebut, suasana keagamaan dan silaturahmi begitu terasa. Para tamu undangan duduk bersama di atas karpet masjid atau tempat ibadah, dihiasi dengan hidangan khas daerah yang tersaji di depan—termasuk kue tradisional, pisang, dan makanan bungkus daun yang menjadi simbol kebersamaan dan kesederhanaan dalam berbagi rezeki.
Hadir pula tokoh agama dan tokoh masyarakat yang turut hadir duduk berdampingan, menandakan eratnya kerukunan antarwarga.
Anggota DPRD Romy Candra Ersy menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW, serta mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.
"Kehadiran saya di sini bukan mewakili jabatan semata, melainkan sebagai bagian dari masyarakat Batang Biyu. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan kita berdiri sama tinggi, duduk sama rendah, saling menghormati dan saling menguatkan," ujar Romy di sela-sela acara.
Ia juga mengapresiasi inisiatif warga yang secara gotong royong menyelenggarakan acara tersebut, mulai dari persiapan tempat, hidangan, hingga rangkaian kegiatan.
Semangat kebersamaan ini, kata dia, mencerminkan nilai-nilai luhur yang terus dijaga oleh masyarakat Batang Biyu.
Tokoh agama yang hadir dalam kesempatan itu juga menyampaikan pesan damai, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kerukunan, memperkuat silaturahmi, dan menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Acara berjalan dengan khidmat namun penuh keakraban, ditutup dengan doa bersama dan berbagi hidangan secara bersama-sama.
Momen ini menjadi bukti bahwa toleransi, kerukunan, dan kebersamaan tetap menjadi pondasi utama yang dijaga erat oleh masyarakat Batang Biyu, Kabupaten Pasaman Barat. ( Adi )